Babinsa Desa Sidamulya Dampingi Petani Optimalkan Pengairan Sawah Melalui Sistem Pompanisasi

    Babinsa Desa Sidamulya Dampingi Petani Optimalkan Pengairan Sawah Melalui Sistem Pompanisasi

    SUKABUMI - Di tengah teriknya matahari di Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kehadiran Serka Mauzi, seorang Babinsa Desa Sidamulya, menjadi penyejuk sekaligus semangat bagi para petani. Pada Rabu (15/07/2026), ia tak hanya sekadar hadir, melainkan terjun langsung mendampingi kegiatan krusial: pengairan sawah menggunakan sistem pompanisasi. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan TNI AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional, memastikan bahwa lahan pertanian seluas apapun tak akan kering kerontang.

    Saya melihat langsung bagaimana antusiasme para petani saat air mengalir deras ke sawah mereka. Rasanya ikut lega menyaksikan senyum Abidin, pemilik lahan yang saya dampingi, karena kini distribusi air menjadi lebih lancar. Ini bukan sekadar soal air, tapi tentang harapan dan masa depan hasil panen mereka. Dengan pasokan air yang optimal, para petani bisa fokus bercocok tanam tanpa dihantui kekeringan yang bisa menggagalkan kerja keras mereka selama berbulan-bulan.

    Melalui sistem pompanisasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap tetes air sampai ke akar padi, membantu pertumbuhan yang optimal. Harapan kami, produktivitas pertanian di Desa Sidamulya akan terus meroket, memberikan kontribusi berarti bagi ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

    "Kami hadir untuk memastikan para petani memperoleh pasokan air yang cukup melalui sistem pompanisasi. Dengan pengairan yang lancar, diharapkan proses tanam hingga panen dapat berjalan optimal sehingga mendukung ketahanan pangan di wilayah." kata Serka Mauzi, Babinsa Desa Sidamulya, pada hari yang sama.

    Dedikasi para Babinsa dalam mendampingi petani bukanlah hal baru. Ini adalah bagian dari komitmen mendalam untuk memperkuat sektor pertanian. Kolaborasi erat antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama dalam meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani.

    "Pendampingan kepada petani merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani." ujar Kapt. Arm Akyadi, Danramil, pada kesempatan tersebut.

    Upaya ini pun mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI AD yang lebih tinggi. Pemberian arahan agar seluruh Babinsa aktif di lapangan menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa.

    "Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi terus mendorong seluruh Babinsa agar aktif mendampingi petani di wilayah binaannya. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan TNI AD dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung di lapangan." tegas Letkol Inf. Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., Komandan Kodim 0622/Kab. Sukabumi.

    Peran Babinsa di tengah masyarakat ibarat jembatan yang menghubungkan kebutuhan petani dengan solusi. Mereka hadir untuk memberikan jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi, terutama terkait pemenuhan kebutuhan air yang vital bagi keberlangsungan pertanian.

    "Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai kendala pertanian, termasuk pemenuhan kebutuhan air untuk lahan sawah." jelas Brigjen TNI Thomas Rajunio, Komandan Korem 061/Surya Kencana.

    Lebih jauh lagi, semangat pengabdian prajurit TNI AD dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi landasan utama dalam setiap program yang dijalankan. Pendampingan petani adalah salah satu bentuk pengabdian tulus untuk bangsa.

    "Prajurit Kodam III/Siliwangi harus terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pendampingan kepada petani menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat." tutur Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., Panglima Kodam III/Siliwangi.

    Dengan sinergi yang terjalin kuat antara TNI dan para petani, serta dukungan sistem pompanisasi yang efektif, harapan besar tertuju pada peningkatan produktivitas pertanian di Desa Sidamulya. Ini akan menjadi langkah signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga secara nasional.

    ketahanan pangan pertanian tni ad babinsa sukabumi irigasi
    Mauzi

    Mauzi

    Artikel Sebelumnya

    Wawasan kebangsaan

    Artikel Berikutnya

    Penerimaan 222 Personel Baru Yonif TP-331...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki
    Dr. Hendri: Mengembalikan Pendidikan sebagai Jantung Perjuangan PERTI
    Pangdam III/Siliwangi Lantik Prajurit Baru Dikmata Infanteri dan Kesehatan Gelombang II TA 2026

    Ikuti Kami